Food Waste Berbahaya! Mari Kita Olah agar Bermanfaat

Sebagai manusia yang diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi, sudah seharusnya kita menjaga bumi ini dengan baik. Namun realita tidak seperti itu adanya, kebanyakan dari kita justru merusak bumi ini. Salah satu isu mengkhawatirkan yang dapat merusak bumi tercinta ini adalah sampah. Ada banyak jenis sampah yang sering dijumpai, mulai dari sampah industri, rumah tangga, sampah makanan, dan lain sebagainya. Pada artikel kali ini, idebebas.com akan membahas tentang sampah makanan (food waste). Mulai dari memahami pengertian, dampak, hingga cara mengolahnya. Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Food Waste

Food Waste adalah makanan yang sudah kamu olah/masak dan siap untuk dimakan tapi tidak kamu makan atau tidak kamu manfaatkan sehingga menjadi sampah. Berbeda dengan food loss yang berarti bahan makanan mentah/belum diolah yang terbuang karena suatu hal, Contohnya: sayuran yang busuk. Kita bisa menyebut keduanya sebagai sampah makanan, tapi tetap harus ingat perbedaan diantara keduanya yah.

Food Waste
Food Waste
Food Loss
Food Loss

Sampah makanan yang kamu buang ternyata jumlahnya tidak sedikit loh! Bahkan, menurut FAO (Organisasi pangan dan pertanian dunia), sampah makanan di indonesia mencapai 13 juta ton per tahun! Kurang mengejutkan? Nih, idebebas.com sampaikan fakta yang mengejutkan lagi. Menurut website resmi EIU (Economist Intelligence Unit), saat artikel ini ditulis (24 April 2021), Indonesia menempati urutan ke 15 negara dengan jumlah nilai terendah untuk mengatasi Food Loss dan Food Waste. Prestasi yang kurang membanggakan yah!

Nilai Food Loss dan Food Waste Indonesia
Nilai Food Loss dan Food Waste Indonesia

Dampak Food Loss dan Food Waste

Sebenarnya apa sih dampak dari limbah makanan ini? Apakah sangat membahayakan? Jawabannya tentu saja Sangat berbahaya! Berikut ini idebebas.com merangkum beberapa dampak dari sampah makanan. Semoga hal ini dapat membuat kamu berhenti untuk membuang-buang makanan dan mampu mengurangi jumlah sampah makanan (food loss dan food waste).

  1. Gas Metana Bertambah. Sampah makanan yang kamu buang, kemudian menumpuk di TPA akan menghasilkan gas metana. Hal ini dapat menyebabkan perubahan iklim dan pemanasan global.
  2. Lingkungan yang kotor dan bau. Tentu saja kamu akan mencium aroma yang tidak enak ketika ada sampah makanan di tong sampah dekat rumahmu. Kejadian ini akan bertambah parah ketika 13 ton sampah makanan kamu buang setiap tahunnya. Bisa dibayangkan, tong sampah sebesar apa yang mampu menampungnya dan aroma seperti apa yang tercipta.
  3. Bom sampah. Ya, perlahan namun pasti. Jumlah sampah makanan yang kamu buang lama-kelamaan akan menjadi timbunan gunung sampah yang siap meledak kapanpun juga.
  4. Sumber penyakit. Sampah makanan yang membusuk akan dihinggapi lalat dan berbagai kuman penyakit. Oleh sebab itu, hindari penumpukan sampah makanan terutama di lingkungan rumah.

Itu adalah beberapa contoh kecil dampak mengerikan dari sampah makanan (food loss dan food waste) yang kamu buang. Oleh sebab itu, ayo kurangi penggunaan makanan yang berlebihan agar tidak terbuang sia-sia. Sebab, makanan yang kamu buang akan membunuhmu secara perlahan. Jadilah konsumen yang cerdas tanpa membuang makanan!

Cara Mengolah Sampah Makanan

Setelah kamu mengetahui dampak dari sampah makanan, apakah kamu masih mau membuang-buang makanan? Tentu saja tidak! Mulai sekarang, mari gunakan makanan secara bijak dan secukupnya yah! Lalu bagaimana dengan sampah makanan yang terlanjur dibuang? Tenang saja, kamu juga masih bisa memanfaatkannya koq. Berikut ini adalah beberapa cara mengolah sampah makanan (food loss dan food waste) yang dapat kamu lakukan.

Baca Juga:  Ibu Kota Pindah, Sudah Tepatkah? Bagaimana Dampaknya?

Ubah menjadi Biogas

Penelitian yang dilakukan oleh Mario Chris Reynaldi dari Universitas Diponegoro pada tahun 2016 menjelaskan tentang kelayakan limbah organik (termasuk sampah makanan) sebagai produksi energi dengan menggunakan reaktor biogas. Sebelumnya sampah makanan ini dihaluskan dan dicampur dengan kotoran sapi terlebih dahulu agar proses pembentukannya cepat. Setelah itu campuran tersebut dimasukan ke dalam reaktor untuk menghasilkan biogas. Rata-rata laju pembentukan biogas dengan menggunakan berbagai variasi adalah sebesar 0,56 – 3,7 Liter. Biogas ini nantinya dapat digunakan untuk energi rumah tangga seperti sumber daya kompor, listrik, dan sebagainya.

Biogas dari Sampah Makanan
Biogas

Food Waste untuk Pakan Ternak

Ini adalah cara pengolahan sampah makanan yang paling sering dilakukan. Ya, benar. Kamu bisa memberikan sisa makananmu untuk hewan ternak. Banyak koq, hewan ternak yang makanannya sama dengan manusia. Seperti contohnya: ayam makan nasi, kucing makan ikan, dan sebagainya. Maka dari itu, dari pada sisa makananmu dibuang, lebih baik diberikan untuk hewan ternak. Oh iya, tapi jangan berikan makanan yang sudah basi/tidak layak makan pada hewan yah, kasihan!

Foot Waste untuk Pakan Ternak
Pakan Ternak

Sebagai Bahan Makanan Larva

Jika kamu memiliki peternakan larva, tentu saja kamu tidak akan kebingungan dalam memanfaatkan sampah makanan. Semua sampah organik atau sisa makanan yang terbuang dapat kamu manfaatkan sebagai makanan larva. Nantinya, larva-larva ini dapat dijual untuk selanjutnya dijadikan pakan ternak. Selain dapat mengurangi sampah makanan, cara ini juga dapat memberikan nilai ekonomis untukmu. Jika kamu tidak memiliki peternakan larva, berikan saja pada teman, kerabat, atau peternak larva yang ada di daerahmu. Tak masalah jika tidak mendapat uang, yang penting kamu sudah memanfaatkan sampah makanan (food loss dan food waste). Nantinya larva-larva ini bisa kamu jadikan sebagai pakan ternak atau kamu olah menjadi pelet (pakan ikan).

Sampah Makanan untuk Makanan Larva
Makanan Larva

Gaya Hidup Minim Sampah Makanan

Hanya dengan satu syarat, sebenarnya kamu bisa terbebas dari ancaman bahaya sampah makanan. Apakah syaratnya? Ya, benar. Jangan menyisakan makanan. Jika kamu tidak menyisakan makanan, tentu tidak akan ada sampah makanan. Oleh sebab itu, biasakan dirimu untuk hidup dengan menggunakan makanan secukupnya. Berikut ini ada beberapa gaya hidup minim sampah makanan yang bisa kamu coba, agar nantinya bisa terbiasa.

  1. Ambil makanan secukupnya atau lebih sedikit dari perkiraan.
  2. Jangan gengsi untuk menghabiskan makananmu.
  3. Berbagi makanan pada orang sekitar jika masakan yang kamu buat terlalu banyak.
  4. Ingat selalu, bahwa membuang-buang makanan (mubazir) adalah hal yang dibenci Tuhan.
  5. Tanamkan mindset bahwa makanan adalah hal yang mahal dan tidak boleh disia-siakan.
Gaya Hidup Minim Sampah Makanan
Gaya Hidup Minim Sampah Makanan

Cobalah untuk menjalankan kelima hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Awalnya mungkin akan terasa berat, tapi lama-kelamaan pasti akan terbiasa. Ayo cintai bumi ini dengan melakukan hal kecil seperti mengurangi sampah makanan yang kamu buang. Salam lestari.

Saran

Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.

PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…

Tinggalkan komentar