Seperti biasa, dalam mengisi waktu luang, aku mengajak Eca untuk mengunjungi keindahan alam ini. Sudah diketahui bahwa kami memang menyukai pemandangan alam, dibandingkan dengan kemewahan perkotaan. Menghirup udara segar, dan mendengarkan alunan syahdu yang tercipta dari irama alam. Hari itu cuaca cukup cerah, kami baru selesai mengunjungi rumah Teteh di kota Cirebon. Tak puas rasanya bila hari libur tidak mengunjungi keindahan alam ini, maka dari itu aku memutuskan untuk ke Kuningan. Saat itu kami benar-benar tidak tahu ingin ke tempat wisata apa di Kuningan. Hingga akhirnya, fokus kami tertuju pada tempat wisata keluarga, Kebun Raya Kuningan.
Bukan Jalan Menuju Kebun Raya Kuningan
Jika dilihat dari google maps, tempat wisata Kebun Raya Kuningan tidak jauh dari tempat kami berada. Hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam, untuk kesana. Setelah menemukan rute nya di google maps, kami langsung menuju ke tempat tersebut. Memang benar, kurang dari satu jam, kami hampir sampai di tempat tujuan. Namun ada sesuatu yang janggal. Jalanannya koq sepi? sempit juga, hanya muat untuk satu mobil saja. Namun tetap kami teruskan, walaupun ragu. Perjalanan terus menanjak, dan semakin sepi, di kiri dan kanan hanya ada hutan dan jurang.
Jika dilihat pada google maps, Kebun Raya Kuningan tepat berada di samping kami. Namun sekali lagi, suasananya aneh. Jalanan sepi dan tak ada orang, bahkan kami lihat google maps lagi, ternyata kami sudah melewati tempat tujuan?. Kami memutuskan untuk kembali, sebelum akhirnya bertemu seorang warga. Kami menanyakan tempat tujuan kami, dan warga tersebut berkata bahwa tempat wisata yang kami maksud berada jauh diarah yang berbeda. Dengan rasa bingung, kami mencoba untuk tetap tenang. Kami buka kembali google maps, dan ternyata ada dua nama Kebun Raya Kuningan disana. Satu nama terdapat jauh di tempat kami berada, dan nama lainnya tepat ada di samping kami.
Salah Jalan
Sepertinya kami salah memilih nama tersebut, karena memang kami belum pernah kesini sebelumnya. Bagi teman-teman yang ingin mengunjungi wisata kuningan ini, harap berhati-hati jika melihat google maps. Karena ada dua nama yang sama. Jika teman-teman mengetik “Kebun Raya Kuningan” di google maps, maka akan diarahkan ke “Kuningan Botanical Garden”. Dalam bahasa Indonesia nama tersebut berarti Kebun Raya Kuningan. Inilah yang membingungkan kami, jadi hati-hati salah tujuan. Pastikan Kebun Raya yang dituju merupakan tempat yang berada di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.

Akhirnya kami memutuskan untuk kembali, dan menuju tempat yang sebenarnya. Karena tadi kami sempat salah jalan, maka dari itu kami melalui jalan yang tidak biasanya. Kami tidak melewati jalan utama, melainkan jalan kecil pedesaan agar lebih cepat sampai. Sebab, jika kami melalui jalan utama, maka kami harus memutar arah lebih jauh lagi. Perjalanan pun menjadi sepi, sebab jarang ada kendaraan yang berlalu lalang. Namun suasana asri dan tenang dapat kami rasakan. Pemandangan pegunungan dan hutan, menambah keromantisan. Saat itu, seperti dunia hanya milik kami berdua. Suara decitan pepohonan yang indah, sepoi-sepoi angin yang menerpa wajah, dan udara bersih tanpa polusi. Indah sekali jalanan ke tempat wisata Kebun Raya Kuningan ini, dan tentunya menenangkan jiwa.

Akan tetapi, dengan keindahan alam yang ditawarkan, kami tidak menganjurkan melalui jalan ini jika hanya berdua saja. Sebab, kondisi jalan yang dikelilingi hutan, dan juga sepi dari lalu lalang dapat beresiko. Jika ingin melewati jalan ini, sebaiknya beramai-ramai agar bisa saling membantu jika ada hal yang tidak diinginkan. Karena kami pun tidak ingin melewati jalan tersebut lagi, jika hanya berdua saja. Waktu itu, kami nekat melewatinya karena belum mengetahui kondisi jalan.
Sampai di Kebun Raya Kuningan
Setelah beberapa menit melintasi jalanan sepi, akhirnya kami bertemu dengan pertigaan di ujung jalan. Sepertinya pertigaan ini merupakan penghubung jalan utama, karena luas jalan cukup besar. Kami hanya perlu mengikuti jalan besar tersebut, dan sekitar 15 menit sudah sampai di tempat tujuan.

Disana terdapat sebuah gerbang besar, yang menandakan pintu masuk ke wisata Kuningan ini. Sejauh mata memandang hanya ada jalan menanjak, kami hanya perlu mengikuti jalan tersebut. Tepat ditikungan, kami melihat sebuah taman yang bernama Taman Tematik. Taman tersebut berada di sebelah kanan jalan, dan tempat pertama yang akan di jumpai saat pertama kali masuk. Mengapa di sebut tempat pertama? karena letaknya berada paling depan. Dan tentunya ada yang kedua, benar, tempat wisata Kuningan ini memiliki beberapa tempat yang indah. Berikut daftar tempat indah dan fasilitas yang ada di Kebun Raya Kuningan.
Tempat Indah Di Kebun Raya Kuningan
Seperti yang kita ketahui, bahwa tempat wisata Kuningan ini memiliki beberapa titik indah. Mulai dari taman, outbound, situ, dan sebagainya. Pada kesempatan kali ini, aku akan menceritakan semua pengalaman menakjubkan ini. Agar mempertegas keadaan dan keindahannya, aku juga menyertakan cukup banyak gambar. Setiap keadaan atau keindahan yang ada, akan direpresentasikan oleh gambar. Gambar-gambar tersebut asli ‘jepretan’ dari smartphone milikku, dan milik Eca. Langsung saja, berikut tempat indah yang ada di Kebun Raya Kuningan.
Taman Tematik
Seperti yang sudah aku jelaskan, ketika masuk di tempat wisata kuningan ini, tempat yang pertama kali terlihat adalah Taman Tematik. Di dalam Taman Tematik, terdapat beberapa tanaman yang di hiasi oleh bebatuan. Karena memang, taman ini mengangkat tema bebatuan. Seperti nama lengkapnya, yaitu “Taman Tematik Tumbuhan Bebatuan”.

Taman Tematik memang tidak sebesar Taman Kuning, akan tetapi kami tidak menjelajahinya terlalu jauh. Sebab, kami sudah cukup kelelahan mengitari Kebun Raya Kuningan. Karena Taman Tematik kami kunjungi terakhir, setelah mengitari tempat wisata ini. Maka dari itu, hanya sedikit saja Taman Tematik yang ter-explore.


Taman Kuning

Tempat paling ujung dari jalan di Kebun Raya ini, adalah Taman Kuning. Sesuai namanya, Taman Kuning identik dengan gradasi warna kuning dan hijau nya tumbuhan. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa Taman Kuning berada di ujung jalan, dan terdapat bundaran diujungnya. Dari bundaran tersebut, kami dapat melihat panorama yang menakjubkan.


Terlihat sebuah tangga yang cukup tinggi, dengan patung kuda berwarna putih di ujung tangga tersebut. Bangku-bangku untuk beristirahat juga terdapat disini, memang cocok untuk berkumpul. Ditambah tempatnya yang berada di ujung, membuat sunyi dan tenang. Jika menaiki tangga, kemudian turun di sisi lain dari bukit, maka terdapat taman bebatuan. Bebatuan yang cukup besar, dan terlihat sangat eksotis menghiasi taman. Seperti Taman Tematik, disini kami juga menemukan Rock Garden, atau Taman Bebatuan yang sangat menawan.


Situ Cibuntu
Di dalam Kebun Raya Kuningan, juga terdapat danau/situ yang bernama Cibuntu. Situ Cibuntu berada di bawah taman kuning, sebelum kami sampai di tempat pakir utama, kami melewati situ ini terlebih dahulu. Situ ini bisa dilihat dari jalan utama, maka dari itu, tidak akan sulit untuk mengetahui tempatnya. Di dekat Situ Cibuntu juga terdapat parkiran untuk kendaraan, namun tempat parkirnya tidak seluas tempat parkir utaman.

Namun sayang sekali, ketika kami mengunjungi Situ Cibuntu, kondisi saat itu sedang musim kemarau panjang. Alhasil, kami hanya melihat cekungan situ yang terdapat rumput kering di dalamnya. Tidak ada air sama sekali, bahkan saluran irigasi terusan Situ Cibuntu juga kekeringan. Walaupun begitu, kami bisa merasakan dan membayangkan betapa indahnya Situ Cibuntu jika dalam kondisi prima. Kondisi terdapat air di dalamnya, dan tidak kekeringan seperti saat itu. Suatu saat nanti, ketika sedang tidak kemarau panjang, kami ingin mengunjungi nya lagi.


Fasilitas Kebun Raya Kuningan
Sebagai tempat wisata Kuningan yang sangat luas, tentu saja memiliki beberapa fasilitas penunjang. Peningkatan sarana dan prasarana di dalam tempat wisata memang sangat dibutuhkan, agar pengunjung merasa nyaman. Begitupun dengan tempat ini, fasilitas yang ditawarkan cukup baik dan memadai. Lalu apa saja fasilitas Kebun Raya Kuningan yang digunakan untuk membuat pengunjungnya merasa nyaman?.
Outbound Kebun Raya Kuningan
Tidak kalah dengan tempat wisata keluarga lainnya, disini juga terdapat fasilitas untuk outbound. Jadi, bagi para pengunjung yang suka dengan tantangan, bisa mencoba keseruan outbound di tempat ini. Saat itu, kami melihat beberapa fasilitas outbound. Fasilitas tersebut antara lain, sepeda tali, karpet terbang, jembatan tangga, dan sebagainya. Sangat menyenangkan jika bisa merasakan keseruan outbound disini.

Pada area outbound terdapat pohon-pohon besar dan rindang, yang sangat menyejukan. Selain tempatnya luas, rerumputan hijau dan terawat juga menambah nilai plus tersendiri. Namun sayang, saat kami kesitu, suasanya nya cukup sepi. Tidak ada petugas yang menjaga fasilitas outbound tersebut, maka dari itu kami kebingungan. Jika kami mencoba fasilitas outbound itu sendiri, dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Maka dari itu, kami tidak mencobanya, memang sangat disayangkan.


Rumah Anggrek
Saat kami berkeliling mengitari tempat wisata Kuningan ini, mata kami tertuju pada sebuah bangunan dengan tulisan Rumah Anggrek. Kamipun langsung menuju ke bangunan tersebut, namun sesampainya disana pintu bangunan tersebut terkunci. Disana juga tidak ada petugas yang berjaga, maka dari itu kami hanya bisa melihat isi Rumah Anggrek dari luar. Sangat disayangkan memang, kami harus melewatkan kesempatan berkenalan lebih dekat dengan bunga anggrek. Dari luar aku sempat mengintip di dalam Rumah Anggrek, terlihat banyak jenis anggrek disitu. Indah sekali bunga anggrek yang sedang mekar. Saling bergelayutan terkena angin sepoi-sepoi, andai aku bisa masuk kesitu pasti dapat merasakan keindahannya lebih dekat.

Musholah
Di dekat tempat parkir utama, terdapat sebuah musholah. Cukup besar dan bersih, bisa untuk sholat berjamaah. Tempat wudhunya juga dipisah antara pria dan wanita. Jadi, bagi para pengujung yang beragama islam jangan khawatir, karena dapat menjalankan sholat dengan mudah.

Toilet
Fasilitas yang harus ada di setiap tempat wisata adalah toilet. Di Kebun Raya Kuningan, terdapat beberapa toilet yang cukup bersih. Setidaknya, kami melihat 2 titik toilet. Yaitu di dekat Taman Tematik, dan di dekat tempat parkir utama. Setiap titik, terdapat beberapa toilet untuk pria dan wanita.
Kantin / Warung
Dari sekian luasnya Kebun Raya Kuningan, kami hanya melihat hanya ada satu titik warung saja. Yaitu tepat di samping tempat parkir utama, di dekat toilet. Selain menjual makanan dan minuman, warung disini juga menjual cendera mata untuk oleh-oleh. Harganya sendiri cukup terjangkau, karena tidak terlalu mahal.
Sebelum pintu masuk juga ada beberapa warung yang berjejer, namun kami tidak mampir kesitu. Jadi untuk harga dan sebagainya, kami tidak mengetahui pasti. Akan tetapi ada satu kelebihan tersendiri, yaitu pemandangan terasering pesawahan yang indah. Hamparan perbukitan dihiasi hijaunya daun padi, dan udara segar yang melengkapi. Bagi para pengunjung yang datang ke Kebun Raya Kuningan, sebaiknya singgah disini.

Penginapan
Ada beberapa tempat penginapan disini, yang di desain dengan gaya unik. Yaitu semua dinding nya terbuat dari kayu, yang dapat bersinergi dengan lingkungan sekitar. Bentuk penginapannya pun sangat menarik, dengan atap yang pendek, namun tidak mengurangi nilai estetikanya. Penginapan ini tentu saja berada di dalam area Kebun Raya Kuningan.

Namun, untuk harga sewa penginapan ini aku kurang mengetahuinya. Karena waktu itu kami asik berfoto-foto, dan menikmati pemandangan disitu. Ditambah lagi, tidak ada penjaga disana. Jadi kami tidak bisa menanyakan harga sewa per malamnya. Sepertinya menyenangkan jika bisa menginap di tempat ini, dengan suasana pegunungan yang menemani.

Kekurangan Kebun Raya Kuningan
Setiap tempat wisata, pasti memiliki kekurangan. Termasuk pada tempat wisata Kuningan ini, yang tercatat memiliki beberapa kekurangan. Namun perlu di ketahui, kekurangan ini adalah subjektif berdasarkan apa yang aku rasakan. Jadi tidak menutup kemungkinan, kalau yang aku anggap kekurangan ini, justru mungkin bukan menjadi masalah bagi pengunjung lain.
Setidaknya, aku mencatat 3 kekurangan Kebun Raya Kuningan. Yang pertama adalah minimnya pepohonan rindang. Memang ada beberapa titik yang terdapat pepohonan rindang di dalamnya, yaitu pada area outbound dan taman tematik. Namun banyak juga area yang tidak memiliki pohon rindang (Taman Kuning), sehingga dapat dipastikan saat siang hari akan terasa panas. Maka dari itu, dianjurkan datang pada pagi atau sore hari.

Kedua adalah fasilitas yang tidak diperbaiki, ketika ada kerusakan. Saat masuk ke salah satu toilet, aku tidak bisa menyalakan lampu karena rusak. Entah petugas tidak mengetahuinya, atau memang tidak pernah dicek?. Apapun alasannya, fasilitas penunjang untuk pengunjung harus berfungsi dengan baik. Apalagi lampu pada toilet, yang memang sangat dibutuhkan.

Kekurangan ketiga adalah, tutupnya beberapa sarana yang ada pada saat hari libur. Kami datang ke Kebun Raya Kuningan pada hari minggu, tentu saja saat libur kerja. Namun pada saat itu, kami harus merasakan kekecewaan karena tidak bisa menggunakan fasilitas dan sarana yang ada. Kami tidak bisa menikmati serunya outbound dan keindahan rumah anggrek, karena kedua tempat tersebut tutup (tidak ada penjaga).

Kelebihan Kebun Raya Kuningan
Kelebihan dari wisata Kuningan ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kekurangannya. Setidaknya, aku mencatat beberapa kelebihan. Salah satunya tempat yang luas, memungkinkan untuk menampung banyak pengunjung. Tempat parkir nya juga luas dan rapi. Kelebihan lainnya, Kebun Raya Kuningan sangat cocok untuk berolah raga. Kontur tanah yang naik-turun dan berliku, memungkinkan untuk dijadikan track maraton. Sesekali aku memang melihat beberapa orang yang berolah raga lari, walaupun kondisi saat itu masih tersengat matahari.

Kelebihan selanjutnya, tempat wisata ini cocok untuk kamu yang sudah berkeluarga. Ada beberapa fasilitas yang sangat menarik jika dinikmati bersama keluarga, seperti fasilitas outbound dan sebagainya. Tempat ini memang menyediakan fasilitas yang cukup lengkap, termasuk fasilitas edukasi seperti Rumah Anggrek. Dapat mengenalkan berbagai jenis tanaman anggrek pada anak, bukanlah hal yang buruk. Karena dengan begitu, anak memiliki wawasan yang lebih tentang tanaman anggrek ini.

Namun, dari semua kelebihan itu, ada satu kelebihan yang paling menarik perhatianku. Yaitu tempatnya yang mampu bersinergi dengan alam. Perpaduan antara megahnya bangunan yang dibuat oleh manusia, dan indahnya pegunungan milik semesta. Ditambah, background berwarna biru Gunung Ciremai dan hijaunya rerumputan. Sungguh keharmonisan yang luar biasa, mengingat kita sebagai manusia sangat sulit untuk bersinergi dengan alam ini.
Harga Ticket Kebun Raya Kuningan
Pada saat aku kesini (29 September 2019), harga ticket masuk Kebun Raya Kuningan adalah Rp.6000/orang. Tarif orang dewasa dan anak-anak disamakan, jadi harga tersebut untuk semua umur. Sedangkan untuk harga parkir motor yaitu Rp.3000/kendaraan. Para pengunjung hanya membayar parkir satu kali saja, yaitu pada saat masuk. Jadi, jika seseorang masuk kesini dengan menggunakan motor, hanya dikenakan biaya Rp.9000 saja. Cukup terjangkau bukan?.


Pulang
Sekitar pukul 16.30 kami bersiap-siap untuk pulang, karena Kebun Raya Kuningan akan tutup pada pukul 17.00. Cukup puas kami mengelilingi tempat ini, terutama saat melihat Taman Kuning yang dihiasi oleh bebatuan. Menikmati udara sore hari di kaki Gunung Ciremai, sungguh mempesona. Walaupun saat itu kami kecewa karena beberapa fasilitas yang tutup, dan Situ Cibuntu yang kering. Namun, secara keseluruhan, kami sangat senang. Mungkin suatu saat nanti kami akan berkunjung kembali ke Kebun Raya Kuningan untuk menikmati keindahan Situ Cibuntu.

Banyak pelajaran yang dapat aku ambil dari perjalanan ini. Aku dapat mengerti bahwa sebuah rencana, dan jalan yang ditempuh, pasti akan terdapat kendala dalam melaksanakannya. Namun, jika kita punya niat dan ikhtiar yang kuat, kita pasti bisa melaluinya. Penghalang sebesar apapun, salah sajalan sejauh apapun, tak akan pernah dapat menghentikan niat kita. Alam sudah mengajari aku tentang hal itu, terima kasih semesta. Sebagai balas budi, sudah seharusnya aku, eca, kita semua, menjaga kelesarian alam ini, dari hal terkecil.

Saran
Jika teman-teman memiliki kritik dan saran silahkan bisa hubungi kami pada halaman KONTAK. Kami juga berharap teman-teman dapat berpartisipasi dalam membangun website ini. Terakhir, kami meminta maaf jika dalam website Ide Bebas terdapat banyak kekurangan. Terima kasih sudah mengunjungi website ini, semoga dapat bermanfaat.
PAHAMI SETIAP KATA DAN TEMUKAN RAHASIA DI DALAMNYA…
